Satu informasi yang beredar baru-baru ini mengatakan kalau rutinitas minum air dingin beresiko untuk kesehatan. Suhu dingin disebut-sebut merusak usus serta menyebabkan terjadinya kanker.
Alasannya, suhu dingin membuat makanan yang berminyak jadi beku. Ketika kemudian bekuan minyak itu bereaksi dengan asam di saluran cerna, jadi bekuan itu akan menjadi lemak beracun serta berbaris didalam usus. Lemak ini lalu terserap dengan amat cepat hingga mengakibatkan kanker.
Menyikapi informasi ini, dokter konsultan saluran cerna di RS Cipto Mangunkusumo, DR Dr Ari Fahrial Syam, SpPD, KGEH, FINASIM, FACP, MMB mengatakan kalau ini sama sekali tak benar.
Menurut dia, air es atau air dingin sama seperti air yang lain, tak mempunyai perbedaan khusus serta cuma suhunya saja yang berbeda. Mengkonsumsi air dingin bukan faktor resiko terjadinya penyakit kanker. Minuman dingin lebih disarankan untuk dihindari lantaran menyebabkan radang atau pilek pada mereka yang peka.
Diambil dari Guardian, info air dingin penyebab kanker juga dikatakan belum mempunyai bukti ilmiah yang mendukung. American Cancer Society (ACS) mengatakan kalau penyakit ini memiliki aspek resiko yang lebih umum seperti pola makan, kesibukan fisik, paparan cahaya matahari, polusi, genetika, serta gaya hidup. Tetapi mereka secara tegas mengatakan kalau mengkonsumsi air dingin bukan secara spesifik satu diantara penyebab kanker.
dr Ari berpesan, bila memungkinkan lebih baik minumlah air putih hangat, supaya suhunya sama dengan suhu badan yaitu rata-rata 37 derajat Celcius. Ini agar sistem penyesuaian suhu air yang terjadi didalam badan jadi lebih gampang.
Ditulis Situs MD, konsultan kesehatan dari Emory University School of Medicine, Louise Chang, menuturkan untuk melindungi kesehatan badan selain konsumsi air putih Anda juga bisa rutin minum jus buah serta sayur. Mengkonsumsi jus buah serta sayur bisa menguatkan tubuh, mencegah degenerasi kulit, kelenjar, serta organ, dan melindungi kesehatan system pencernaan.