Info Berita Kesehatan Terpopuler

Jumat, 02 September 2016

WASPADA!!! KONSUMSI KARBOHIDRAT BISA TINGKATKAN TERKENA RESIKO KANKER PARU-PARU TOLONG BAGIKAN

Walau begitu diperlukan sebagai konsumsi keseharian yang bikin kita mempunyai banyak daya untuk melakukan aktivitas, ahli kesehatan mengatakan bila karbohidrat yang dikonsumsi terlalu berlebih, terlebih yang berjenis karbohidrat jelek yang mempunyai indeks glikemik tinggi sangat tak baik untuk kesehatan tubuh. Satu riset bahkan juga mengatakan bila mengkonsumsi karbohidrat yang mempunyai indeks glikemik tinggi ini dengan cara teratur bakal bikin kita tingkatkan kemungkinan terserang kanker paru-paru, bahkan juga resikonya jauh semakin besar pada mereka yang malah tak merokok. Bagaimana hal semacam ini dapat berlangsung?


Satu riset yang di pimpin oleh dr. Stephanie Melkonian mengatakan bila karbohidrat dengan indeks glikemik yang tinggi bila dikonsumsi dengan cara teratur bakal bikin badan alami kenaikan glukosa dalam darah serta insulin dalam sekejap. Hal semacam ini nyatanya bakal menyebabkan penambahan kandungan hormon yang dikatakan sebagai insulin-like growth factors atau IGF-1. Walau sebenarnya, hormon IGF-1 ini nyatanya mempunyai peran besar dalam tingkatkan kemungkinan terserang kanker paru-paru.

Melkonian mengatakan bila mengkonsumsi karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi bakal bikin seorang tingkatkan kemungkinan terserang kanker paru-paru sampai 49 %. Bahkan juga, kemungkinan ini bakal bertambah tajam bila seorang yg tidak pernah merokok tetapi sering konsumsi karbohidrat dengan kandungan indeks glikemik tinggi. Ironisnya, beberapa perokok yang semestinya mempunyai kemungkinan besar terserang kanker paru-paru malah cuma mempunyai kemungkinan 31 % saja walau mereka juga sering konsumsi karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi ini.

Lalu, makanan apa saja yang mempunyai indeks glikemik tinggi? Melkonian mengatakan bila roti tawar putih, beras putih, kentang, popcorn, pretzel, corn flake, bagel, sampai rice cake termasuk juga pada makanan itu serta baiknya mulai kita kurangi konsumsinya secara harian. Kita dapat menggantinya dengan bahan makanan yang lebih sehat seperti dari ubi, roti gandum utuh, oatmeal kasar, kacang-kacangan, sampai barley.