Info Berita Kesehatan Terpopuler

Rabu, 14 September 2016

Penelitian: Tinggal Bersama Mertua Berisiko Merusak Kesehatan Wanita


Memanglah tak semuanya wanita punya masalah saat tinggal berbarengan mertua, tetapi tidak sedikit yang lalu jadi rawan alami persoalan ini.

Tinggal berbarengan mertua sesudah menikah yaitu hal yang wajar di Indonesia. Ada yang baik-baik saja serta hidup serasi, tetapi ada pula yang lalu jadi rentan stress.

Serta nyatanya menurut riset, hidup berbarengan ibu mertua bisa beresiko jelek untuk kesehatan wanita. Beberapa ilmuwan menyampaikan wanita yang tinggal satu tempat tinggal dengan keluarga suami, tiga kali lebih rawan meningkatkan penyakit jantung serius.

Stress yang disebabkan lantaran mesti berperan sebagai anak, istri, serta sekaligus ibu bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi bahkan juga diabetes, yang lalu berisiko juga pada rusaknya jantung.

Dalam riset yang diambil Daily Mail ini, beberapa peneliti lihat dampak dari penyusunan hidup keseharian pada 91.000 pria serta wanita paruh baya, sepanjang kian lebih 14 th..

671 orang diantara mereka yang disurvei di Jepang itu, didagnosis dengan penyakit arteri koroner. Sementara 339 orang wafat lantaran penyakit jantung, serta 6.255 wafat lantaran pemicu yang lain.

Wanita yang tinggal berbarengan orang-tua atau orang-tua dari pasangannya, sekaligus dengan anak-anaknya, berisiko 3 kali lebih mungkin didiagnosis dengan penyakit jantung, dibanding wanita yang cuma hidup dengan pasangannya.

Walau demikian, hidup berbarengan keluarga besar dapat mempunyai banyak faedah juga. Tinggal berbarengan kerabat dekat, terlebih orang-tua, bisa mencegah wanita konsumsi alkohol, merokok, serta beragam penyebab resiko penyakit jantung yang lain, menurut pakar kesehatan Profesor Horoyasu Iso.

Namun stres dari sebagian peran dalam keluarga saat tinnggal berbarengan mertua yaitu yang paling mungkin tingkatkan kerentanan kesehatan wanita, tuturnya.