Info Berita Kesehatan Terpopuler

Jumat, 16 September 2016

KALIAN HARUS PAHAMI INI FAKTOR RISIKO KANKER LIMFHOMA ATAU KELENJAR GETAH BENING TOLONG SEBARKAN UNTUK KESEHATAN KITA BERSAMA


Limfoma atau kanker kelenjar getah bening cukup banyak didapati di Indonesia. Menurut data Globocan, type limfoma non-Hodgkin adalah kanker nomer 7 yang kerap didapati di Indonesia.

Dokter dari Divisi Hematologi Onkokogi Medik Departemen Pengetahuan Penyakit Dalam FKUI/RSCM, Dr. dr Andhika Rachman SpPD-KHOM menyampaikan, limfoma dapat dikarenakan oleh beragam aspek.

Mereka yang imunitasnya atau system kekebalan badannya lemah dimaksud lebih berisiko terserang limfoma. Orang dengan penyakit autoimun, seperti lupus juga berisiko limfoma, lantaran penyakit itu mengakibatkan berkurangnya imunitas badan. Termasuk juga pasien dengan penyakit jaringan ikat.

Aspek resiko yang lain, yakni ada kisah keluarga. Bila ada anggota keluarga yang terserang kanker serta rasakan tanda-tanda penyakit limfoma, butuh mewaspadai perkembangan kanker itu.

 " Namun, adakah aspek keturunan pada limfoma belum di ketahui tentu, walau terdapat banyak masalah yang orangtuanya limfoma, anaknya lalu juga, " kata Andhika di jakarta, Kamis (15/9/2016).

Diluar itu, limfoma juga lebih berisiko pada orang obesitas serta mengkonsumsi makan yg tidak seimbang, seperti sangat banyak makan daging merah.

Andhika mengungkap, sebagian masalah limfoma dapat juga dipicu oleh infeksi virus, seperti HIV, virus human T-cell leukemia, serta virus Epstein-Barr. Ada aspek resiko itu bukanlah bermakna pastinya akan terserang limfoma. Dalam beberapa masalah, penyebabnya limfoma juga tak di ketahui tentu.

Utama untuk mengetahui gejalanya, seperti ada tonjolan di leher, lipat ketiak, atau lipat paha, kerap berkeringat saat malam hari, serta kerap demam tidak kian lebih 38 derajat celsius.