Info Berita Kesehatan Terpopuler

Minggu, 04 September 2016

AGAR ANAK YANG LAHIR NANTINYA TIDAK MENGALAMI BIBIR SUMBING LAKUKAN HAL INI TOLONG SEBARKAN


Sistem persalinan yaitu waktu yang dinanti-nantikan oleh orangtua sekaligus jadi hal yang begitu mencemaskan. Selain bikin sang ibu hamil mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan, pada saat inilah orangtua berharap-harap kuatir anaknya dapat terlahir dengan keadaan sempurna tidak ada kecacatan apa pun.

Sayangnya, terdapat banyak bayi yang terlahir dengan keadaan bibir sumbing yang pasti bakal bikin mereka kesusahan untuk belajar mengatakan kalimat di masa datang. Apakah ada cara supaya bayi tak terlahir dengan keadaan bibir sumbing?

Ahli kesehatan mengatakan bila hal pertama yang perlu dikerjakan oleh ibu hamil untuk mencegah anaknya terserang permasalahan bibir sumbing yaitu dengan perbanyak konsumsi suplemen asam folat sepanjang masa kehamilan.

Misal konsumsi asam folat ini kurang, jadi kemungkinan anak yang terlahir alami permasalahan bibir sumbing atau kecacatan yang lain cukup tinggi. Memanglah, hal semacam ini masihlah jadi perbincangan banyak ahli kesehatan, tetapi, sebaiknya ibu hamil memanglah memenuhi konsumsi asam folat apabila dibutuhkan, makanlah suplemen asam folat pada dua bln. pertama kehamilan, fase di mana janin meningkatkan langit-langit mulut bayi serta bibirnya.

Ibu hamil juga baiknya hindari mengkonsumsi sebagian obat tertentu untuk menghindar bayi terserang permasalahan bibir sumbing. Sebagai contoh, obat benzodiazepine yang banyak diberikan pada pasien insomnia serta kekhawatiran, obat antikonvulsan yang didapatkan pada pasien epilepsy atau kejang-kejang yang lain, serta kortikosteroid.

Obat-obatan ini dapat memberi efek yang begitu jelek untuk kesehatan serta perubahan bayi didalam kandungan, terutama bila diberikan di fase awal kehamilan. Dalam beberapa masalah, obat-obatan ini juga dapat menyebabkan kelahiran bayi dengan cara premature.

Misal ibu hamil sakit atau alami permasalahan kesehatan spesifik, sebaiknya selekasnya berkonsultasi pada dokter tentang obat-obatan apa sajakah yang dapat dikonsumsi dengan aman hingga akan tidak beresiko jelek untuk buah hatinya.